SIKAP TERBAIK MENANGGAPI CURAHAN HATI



Curahan hati atau yang lebih sering disebut curhat merupakan aktifitas yang di lakukan dua orang atau lebih dimana ada satu pihak yang bercerita mencurahkan isi hatinya dan satu pihak yang mendengarkannya.

Apakah anda termasuk orang yang suka curhat? Ataukah anda orang yang sering jadi tempat curhat? Kalau ia, sepertinya tulisan ini akan relate dengan anda.

Ada banyak alasan mengapa seseorang gemar curhat kepada orang lain, yaitu sebagai berikut:

1. Mendamaikan pikiran mereka yang sedang kacau; Terkadang isi pikiran kita terlalu berisik sehingga sulit untuk menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi, dan pada saat itulah kita perlu mengeluarkan, mengungkapkan dan mengekspresikan segala kebisingan di kepala supaya kita bisa kembali berpikir dengan kepala dingin.

2. Ingin mengetahui sudut pandang orang lain; Ada banyak manusia yang merasa dirinya belum cukup bijak dan cukup dewasa untuk menghadapi permasalahan sehingga ia perlu untuk mengetahui pandangan orang lain mengenai masalah tersebut supaya ia bisa memutuskan sesuatu dengan bijak dan pertimbangan yang matang.

3. Kesepian; Kata orang, cukup ceritakan semuanya pada Tuhanmu. Tapi untuk beberapa orang terkadang setelah bercerita pun ada hasrat ingin menceritakannya kepada seseorang. Wajar, karena kita manusia yang butuh interaksi dengan sesama manusia lainnya. Kita butuh keberadaan kita di akui oleh orang lain. Dan kita pun perlu peran orang lain di hidup kita untuk memenuhi rasa "tidak kesepian". Karena seseorang yang nyaman sendirian pun akan butuh seseorang untuk berinteraksi supaya tidak merasakan kesepian.

4. Ingin perhatian dari orang lain; background seseorang itu berbeda-beda. Ada yang lahir dari keluarga dan lingkungan yang penuh perhatian, ada pula yang kurang perhatian. Terkadang seseorang ingin diperhatikan oleh orang lain. Ingin hidup dan ceritanya di akui oleh orang lain. Wajar, karena manusia selalu butuh pengakuan dari orang lain. 

Dan masih banyak lagi alasan lainnya. Lalu bagaimana sikap kita jika menjadi pendengar curhatan seseorang?

1. Dengarkan dengan baik; jika via online luangkan waktu untuk fokus membalas dia. Jangan sambil mengerjakan yang lain ataupun berbalas chat dari yang lain. Hal tersebut akan membuat kamu punya kesempatan untuk membuat kesalahan ketika merespon curhatan seseorang karena kamu tidak fokus. Jika bertemu langsung, hentikan segala aktifitas terutama bermain handphone. Letakkan sebentar dan fokus dengarkan apa yang orang lain ceritakan. Hal tersebut akan membuat nyaman orang yang bercerita karena merasa ceritanya dihargai olehmu.

2. Respon sebaik mungkin; jika yang diceritakan hal-hal menyenangkan, maka sikapmu juga harus ikut senang. Dan jika yang diceritakan hal-hal menyedihkan, maka perlihatkan bahwa kamu pun turut merasakan apa yang mereka rasakan. Tidak lupa beri tanggapan-tanggapan sederhana supaya lebih mendukung bahwa kamu bisa ikut merasakan apa yang sedang di ceritakan

3. Jangan beri solusi kecuali diminta; terkadang seseorang curhat bukan karena ingin minta solusi, tapi hanya ingin didengarkan. Sebaik-baiknya kamu bisa mengerti keadaannya, tetap tidak akan bisa memberi solusi terbaik. Sebab yang lebih tau keadaan dan perasaan hanya diri mereka sendiri. Kamu tidak bisa memberi solusi cara bertahan hidup bagi orang yang tinggal di laut sedangkan kamu sendiri tinggal di gunung. Memberi solusi hanya akan membuat mereka kebingungan. Berilah solusi hanya jika mereka meminta. Dan itupun hanya sekedar saran, bukan kewajiban yang harus dilakukan. 

4. Beri kata semangat dan motivasi; kita tidak bisa membantu mereka menyelesaikan masalahnya, tapi kita bisa menjadi support system bagi mereka. Kita bisa membuat mereka kuat dan percaya diri bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.

Semoga bermanfaat. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menelaah Makna lagu Mata Air - Hindia

Intuisi: Pengertian dan Cara Mengasahnya

APAKAH ORANG YANG MENDATANGI PSIKOLOG ADALAH ORANG GILA?