Maaf, Tuhan. Tembok pertahananku runtuh...
Ada banyak manusia yang memberi rasa, tapi aku selalu biasa saja
Ada manusia yang memberi perhatian, tapi aku selalu merasa kesepian
Ada manusia yang selalu ada, tapi tak pernah kuizinkan untuk tinggal di dalam hati apapun alasannya
Ada manusia yang punya segala keindahan duniawi, tapi tidak sedikitpun membuatku mengagumi
Kenapa semua itu bisa terjadi?
Karena ada tembok tinggi yang kubuat dan tidak ada satupun dari mereka berhasil melewatinya
Lalu kemudian waktu mempertemukanku dengan seseorang
Dia tidak memberi rasa, perhatian, atau apapun itu
Jika dibandingkan dengan manusia lain, tentu ia sedingin itu
Tapi, hari ini aku menyadari bahwa hanya dia yang bisa meruntuhkan semua penghalang dan tembok tinggi
Dia yang bisa sampai menembus hati, melewati semua batas yang kubangun selama ini
Jika dipikir, dia itu manusia dingin
Sederhana tak banyak gaya
Tapi kenapa, satu-satunya yang menarik di hati hanya dia?
Kenapa setiap masalah datang, yang diharapkan untuk menemani adalah dia?
Kenapa setiap merasa bahagia, yang saya sangat ingin ajak bercerita adalah dia?
Kenapa setiap merasa bersedih, yang ingin dijadikan sandaran hanya dia?
Kenapa setiap butuh bantuan, orang pertama yang ingin dihubungi adalah dia?
Dia aneh sekaligus istimewa
Aku tidak kagum dengannya
Aku tidak menyukai segala kelebihannya
Tapi yang kurasa, hanya nyaman duduk dan berbincang dengannya
Aku ingin dia selalu ada di hidupku
Aku tidak mengerti rasa apa ini
Tapi maaf, Tuhan..
Kali ini pertahananku runtuh
Dan hatiku sudah berlabuh
Komentar
Posting Komentar